Sabtu, 20 Juni 2026
FOUNDING FATHER BUNG KARNO ;; PROKLAMATOR KEMERDEKAAN REPUBLIK
PANAS SETAHUN DIHAPUS OLEH HUJAN SEHARI //
OLEH PENGHKHIANATAN KADERNYA ;;
anwarsaragih_
•
Tepat 56 tahun lalu, 21 Juni 1970. Pada sepetak kamar sebuah rumah sakit di Jakarta, Soekarno meninggal dunia.
Soekarno mengembalikan seluruh nafas yang didapatkan dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
Hembusan nafas yang telah berjasa membawa Indonesia mencapai kemerdekaaan dari kolonialisme penjajahan.
Hembusan nafas yang menghidupkan Pancasila & mengenggelorakan semangat persatuan nasional.
Pada penghujung hidupnya, dilalui Soekarno dengan sangat memilukan. Ia berstatus tahanan rumah Rezim Orde Baru.
Ia disingkirkan2 dari politik, diisolasi dari keluarga, dijauhkan dari buku-buku & didelegitimasi dari rakyat yang dimerdekakannya.
Sebagai proklamator kemerdekaan, Soekarno mempersembahkan jiwa & raganya untuk Indonesia. Ia juga telah mewariskan semangat kebangsaan.
Namun fragmen sejarah mengharuskannya melalui penderitaan demi penderitaan menyayat hati.
Rasa sakit yang dialaminya selama bertahun-tahun bukan hanya melukai tubuhnya tapi juga batinnya.
Dalam kondisi tak berdaya ia dikawal oleh puluhan militer tepat didepan kamarnya. Tanpa perawatan terbaik, tanpa dokter terbaik & mungkin tanpa obat-obatan ideal yang seharusnya masuk ke tubuhnya.
Tapi persatuan itu memang terlalu mahal harganya. Ia tak mau Indonesia terpecah akibat friksi antara dirinya dengan Presiden Soeharto.
Tak ada instruksi perlawanan kepada pengikut setianya dalam melakukan pembelaan apalagi perlawanan terhadap Soeharto.
Yang ada hanyalah rasa pasrah dalam jiwa yang sepi menunggu hari-hari sebelum Tuhan memanggilnya.
Menjelang pemakamannya, keluarga besar meminta izin ke pemerintah agar Bung Karno dimakamkan di Bogor, Jawa Barat sesuai wasiat terakhir Sang Proklamator.
Permintaan tersebut ditolak oleh rezim Soeharto karena Bogor terlalu dekat dengan pusat kekuasaan di Jakarta dengan rasa takut dari pemerintah Makam Bung Karno berpotensi menjadi episentrum konsolidasi politik kelompok nasionalis
Puncaknya, Bung Karno dimakamkan di Blitar, Jawa Timur.
"Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian bahwa kekuasaan seorang Presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanya kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah Kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa" - Soekarno.
Telah disunting · 11 jam
BEGITU KEJI DAN SADISTIK PENGUASA REZIM BARBAR ;; BUNG KARNO DIPENJARA DI RUMAHNYA SENDIRI ;; JADI TAHANAN RUMAH ;; STATUS TAHANAN RUMAH MASIH MENEMPEL BELUM PERNAH DICABUT ;; SECARA JURISPRUDENSI MUSTINYA STATUS TERHUKUM DICABUT SETELAH MENINGGAL ;; BUNG KARNO MENINGGAL DAN DIBAWA KE KEMAYORAN UNTUK DITERBANGKAN KE BLITAR ;; AMBULANCE LEWAT DI BAWAH TUGU PANCORAN [MONUMEN DIRGANTARA] SEMENTARA PAK EDDHIE SOENARSO MASIH BERADA DI ATAS TUGU ;; MENGANTAR KEPERGIAN BUNG KARNO ;; KARYA TERAKHIR BUNG KARNO KOLABORASI DENGAN PAK EDDHIE ;; INSINYUR SIPIL YANG PAKE OTAK AKAN MIKIR DAN GELENG GELENG KEPALA NYARI TAU KONSTRUKSI PONDASI DIBAWAH TANAH // PIKIR BRE SUDUT KEMIRINGAN SEKITAR 45 DERAJAD ;; MASIH BERTENGGER SEJAK 70-AN ;; BERAPA KALI DILANDA GEMPA BUMI //
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar